Penyakit DAP atau Herpes menurut orang Jawa

Jenis Jenis Penyakit DAP

Penyakit Herpes, Dompo atau menurut orang jawa penyakit Dap, merupakan infeksi yang terjadi pada saraf dan kulit sekitarnya. Cara mengobati penyakit Dap, Dompo, Herpes, dapat dilakukan dengan herba tradisional. Penyakit Dompo disebabkan oleh virus sejenis cacar air yang disebut Varisela Zoster.

Penyakit DAP(Herpes) adalah penyakit yang meradang pada kulit dan biasanya muncul gelembung gelembung yang berisi air dan berkelompok. Penyakit Herpes terdiri dari 2 macam, Herpes Genetalis dan Herpes Zoster.
Herpes Genetalis adalah infeksi atau peradangan (gelembung lecet) pada kulit terutama dibagian kelamin (vagina, penis, termasuk dipintu dubur/anus serta pantat dan pangkal paha/selangkangan) yang disebabkan virus herpes simplex (VHS), Sedangkan Herpes Zoster atau dengan nama lain ’shingles’ adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster yang menimbulkan gelembung cairan hampir pada bagian seluruh tubuh.
Untuk anax kolonx kemarin yang menyerang bukan yang pada bagian alamat kelamin, tapi pada tangan. Pertama muncul kemerah-merahan dikit yang lama-lama menyebar memanjang dan akhirnya membentuk gelembung-gelembung. Sempat panik juga, karena kadang terasa perih. Trus ambil obat deh, acyclovir tablet dan salepnya. Aku oles dan minum obatnya sesuai petunjuk, obat hampir habis, tapi penyakit tetap saja tidak berubah, malah semakin besar kayak luka bakar.



Penyebab Penyakit Herpes

Pada umumnya seseorang mengalami penyakit herpes kulit karena adanya virus yang ditularkan oleh virus varicella-zoster. Hal ini sebenarnya berawal dari penyakit cacar air. Pada saat seseorang tekena penyakit cacar air maka virus varicella-zoster ini akan menetap tetapi dalam kondisi tidak aktif. Dan ketika sistem imnunitas seseorang menurun maka virus ini akan aktif kembali dan menyebar ke saraf tepi menuju kulit. Kondisi inilah yang pada akhirnya akan menimbulkan penyakit herpes.
Jika kondisi seperti ini terus dibiarkan maka virus akan memperbanyak diri dan membentuk bintik kecil kemereahan yang akhirnya akan membentuk gelembung berisi air. Pada umumnya penyakit kulit herpes ini lebih sering terjadi pada orang berusia lanjut dan penderita imunosupresif atau seseorang yang mempunyai sistem imun lemah. Sehingga bisa disimpulkan bahwa salah satu penyebab penyakit herpes pada kulit kurangnya asupan nutrisi pada tubuh yang bisa menyebabkan sistem imun berkurang.

Gejala Penyakit Herpes

BACA JUGA:  Bintil-bintil hitam salah satu ciri herpes akan sembuh?


Virus bernama varicella zooster ini akan menyebabkan seseorang mengalami kelainan atau kondisi abnormal pada kulit. Salah satu tanda yang akan timbul karena serangan virus ini adalah adanya kondisi kulit yang merah dan seperti ada gelembung air. Selain itu, masih banyak tanda yang timbul akibat serangan virus varicella zooster sebagai gejala herpes :

  • Sekitar satu minggu setelah terkena serangan pada beberapa bagian kulit akan timbul ruam merah
  • Sekitar satu minggu dari timbulnya ruam, akan terbentuk cairan di dalam ruam yang menyebabkan kondisi kulit menjadi menggelembung
  • Suhu tubuh yang tidak menentu, terkadang naik dan turun
  • Jika herpes ini terjadi pada bayi maka akan menyebabkan bayi kejang-kejang, bahkan bisa mengganggu sistem otak
  • Mudah lemah dan sering merasa pegal pada otot
  • Terjadinya gangguan pernafasan
  • Jika kondisi semakin buruk penderita herpes akan mengalami gangguan pada kesehatan organ hati
  • Akibat serangan virus herpes pada pembuluh darah, akan menyebabkan pembekuan darah dan menimbulkan kesemutan pada anggota badan

Jika anda mendapati seseorang dengan gejala-gejala seperti di atas, sebaiknya segera melakukan pengobatan. Karena, jika terus dibiarkaan kondisi ini akan semakin memperburuk kesehatan penderita. Bukan hanya itu, serangan virus herpes ini juga bisa menyebabkan timbulnya penyakit lain atau terjadi komplikasi penyakit.

Berikut adalah beberapa komplikasi penyakit yang bisa timbul akibat penyakit herpes :

  • Infeksi Menular Seksual
    Dengan adanya luka terbuka pada penderita herpes, akan menyebabkan mudahnya penyebaran melalui hubungan seksual. Selain itu, kondisi ini juga memperbesar resiko terjadinya infeksi menular seksual lainnya. Komplikasi yang paling parah dan banyak ditakutkan adalah terjadinya HIV/AIDS.
  • Inflamasi atau Peradangan
    Pada beberapa kasus penyakit herpes ini bisa menyebabkan terjadinya inflamasi atau peradangan terutama pada bagian kemih. Selain pada kandung kemih dan juga uretra, peradangan yang terjadi akibat penyakit herpes ini juga bisa terjadi pada bagian rektal. Bahkan, virus herpes ini bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit meningitis atau adanya radang pada selaput otak.
  • Gangguan Pada Masa Kehamilan
    Virus herpes ini bisa menyebabkan masalah pada masa kehamilan dan juga bisa menular pada bayi yang baru dilahirkan. Karena pada umumnya Virus yang menjadi penyebab penyakit herpes ini bisa menular pada saat proses persalinan.Untuk menghindari penularan pada bayi yang akan dilahirkan, perlu dilakukan operasi caesar. Karena peroses persalinan secara normal dapat meningkatkan risiko penularan infeksi pada bayi sebanyak 40% lebih tinggi.
  • Mematikan bagi bayi
    JIka pada saat proses persalinan bayi mengalami penularan infeksi virus herpes. Maka, infeksi yang terjadi ini akan sangat berbahaya bahkan bisa menyebabkan kematian. Karena sebenarnya penyakit herpes yang menular pada saat melahirkan ini mempunyai dampak yang lebih buruk. Infeksi yang terjadi bisa menyrang organ tubuh seperti pada mulut, mata, kulit, otak dan sistem saraf. Pada kasus yang sangat jarang kelahiran bayi dengan penularan herpes, bisa menyebabkan infeksi pada paru-paru dan hati juga bisa terserang hingga menyebabkan kematian.
BACA JUGA:  Manfaat Buah Alpukan, Apel, Manggis dan Sirsak

Pantangan Makan Penderita Herpes

Untuk mengatasi gejala dan menghindari terjadinya komplikasi penyakit lain yang lebih parah, sebaiknya penderita herpes memperhatikan asupan nutrisi pada tubuh. Selain harus memenuhi asupan nutrisi agar sistem imun meningkat, penderita herpes juga harus menghindari beberapa jenis makanan seperti :

  • Hindari merokok dan minuman beralkohol yang berlebihan
  • Penderita herpes harus bisa menghindari daging atau jenis makanan olahan daging terutama daging akmbung dan babi
  • Meskipun ikan mempunyai kandungan protein yang sangat tinggi tapi sangat disarankan untuk penderita herpes menghindari makan ikan terutama ikan bandeng, ikan asin, cumi, tongkol, udang, kepiting, dan jenis seafood lain.
  • Kurangi makan ayam dan telur
  • Hindari makan sayuran yang bisa menimbulkan sensasi gatal pada kulit seperti mentimun dan kol
  • Hindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi
  • Jenis kacang-kacangan seperti kacang tanah, cokelat, kacang mete, almond, kelapa maupun kismis.

Pengobatan Herpes

Pengobatan penyakit herpes memang sangat di perlukan. Karena, jika terus di biarkan kondisi ini bisa memicu timbulnya komplikasi yang serius. Bahkan yang paling membahayakan terjadinya kanker kulit.

Leave a Comment