Stres dan Imunitas Turun Bisa Menyebabkan Luka Herpes Terasa nyeri

Necis.id – Herpes adalah kelompok virus yang dapat menyebabkan infeksi pada manusia. Infeksi virus herpes umumnya ditandai dengan kulit kering, luka lepuh, atau luka terbuka yang berair. Herpes simplex virus (HSV) dan varicella- zoster virus adalah dua jenis virus herpes yang cukup sering menyerang manusia.

Virus ini dapat menyerang siapa saja karena  Adanya riwayat kontak dengan penderita infeksi virus ini dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang sedang lemah adalah faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terinfeksi virus herpes.

Gambar Luka Herpes

Yang Menyebabkan Luka Herpes Terasa nyeri

Penyebab herpes adalah virus herpes simpleks tipe I dan II. Kedua virus tersebut termasuk dalam virus herpes hominis yang digolongkan ke dalam virus DNA. Penularan infeksi herpes juga bisa terjadi melalui kontak langsung, yakni kulit dengan kulit pengidap yang terinfeksi.

Diagnosis infeksi herpes dapat dilakukan dokter berdasarkan gejala dan temuan klinis yang ada. Namun, untuk beberapa kasus yang meragukan, misalnya penampakan klinis sudah tidak khas lagi, maka dapat dilakukan tes laboratorium.

Jaringan dan cairan dari vesikel kulit dapat diambil dan diamati di bawah mikroskop. Apabila pemeriksaan laboratorium gagal menemukan virus herpes, maka pemeriksaan lainnya yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan antibodi virus herpes simpleks.

Gejala Herpes Terasa Nyeri

Infeksi herpes biasanya terjadi dalam beberapa tahapan. Gejala atau keluhan yang bisa timbul pada tiap tahapan dapat berbeda-beda. berikut adalah tahapan-tahapan infeksi herpes yaitu :

  1. Stadium primer

Stadium primer terjadi pada hari ke-2 hingga ke-8 setelah terjadinya infeksi herpes. Gejala yang muncul pada fase ini disebut blister, vesikel, atau ruam lepuh pada kulit yang berukuran kecil dan terasa sakit.

BACA JUGA:  Jintan Hitam dan Kunyit Bubuk Bisa Mengobati Radang Panggul

Blister biasanya berisi cairan berwarna bening atau keruh. Blister dapat pecah sehingga menyebabkan luka terbuka. Daerah di sekitar blister juga akan berwarna kemerahan.

  • Stadium laten

Pada stadium ini, blister dan luka yang sebelumnya muncul akan mereda. Namun, pada fase ini, virus sedang berkembang dan menyebar ke saraf dekat saraf tulang belakang yang ada di bawah kulit.

  • Stadium peluruhan

Virus mulai berkembang biak pada ujung saraf organ tubuh. Jika ujung saraf yang terinfeksi terletak pada organ tubuh yang menghasilkan cairan, seperti testis atau vagina, maka virus herpes dapat terkandung dalam cairan tubuh seperti air mani dan lendir vagina. Biasanya, pada fase ini, penderita tidak mengeluhkan gejala khusus.

  • Stadium rekurensi (muncul kembali)

Pada stadium ini, blister pada kulit yang terjadi di stadium primer dapat muncul kembali, tapi biasanya tidak separah lepuhan dan luka yang sebelumnya. Gejala lain yang bisa timbul pada stadium rekurensi ini adalah gatal, kesemutan, dan nyeri di daerah infeksi pada stadium pertama.   

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, gejala atau keluhan saat terinfeksi virus herpes bisa bervariasi, tergantung pada fase yang sedang terjadi, jenis virus yang menginfeksi, dan bagaimana sistem kekebalan tubuh penderita.

Perlu diingat, bahwa tidak semua penderita herpes akan mengalami gejala yang sama. Pada beberapa orang, kondisi ini kadang tidak menimbulkan gejala apa pun.

Saat mengalami infeksi virus herpes, akan muncul gejala umum penyakit infeksi. Beberapa gejala atau keluhan tersebut adalah:

  • Demam
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Penurunan nafsu makan
  • Pembengkakan kelenjar getah bening

Selanjutnya, akan muncul gejala sesuai dengan jenis virus herpes yang menginfeksi dan lokasi atau bagian tubuh yang terinfeksi. Pada infeksi HSV 1 atau herpes oral, gejala akan timbul pada mulut dan area di sekitarnya. Gejala yang dapat muncul adalah:

  • Nyeri, gatal, rasa terbakar atau ditusuk pada tempat infeksi
  • Blister, yaitu lesi kulit seperti melepuh berukuran kecil dan berwarna abu kemerahan yang dapat pecah dan mengering dalam beberapa hari
  • Blister yang pecah dapat menimbulkan luka dengan rasa nyeri sehingga bisa mengganggu proses makan
BACA JUGA:  Manfaat Buah Alpukan, Apel, Manggis dan Sirsak

Untuk penderita infeksi HSV 2 atau herpes genital, beberapa gejala yang umumnya dialami adalah:

  • Pembengkakan pada kulit kelamin atau area di sekitarnya yang terasa gatal, nyeri, dan disertai sensasi terbakar
  • Luka yang menyakitkan pada kemaluan, pantat, anus, atau paha
  • Sakit pada saat buang air kecil
  • Keluarnya cairan dari vagina
  • Kulit penis kering, perih, dan gatal 

Sedangkan saat terinfeksi herpes zoster virus yang menyebabkan cacar air, akan muncul ruam kulit berisi cairan (vesikel) yang gatal. Ruam cacar air ini akan tersebar di seluruh tubuh.

Jika penderita cacar air yang sudah sembuh kemudian mengalami herpes zoster, akan muncul keluhan dan gejala, seperti rasa nyeri, panas, yang diikuti dengan munculnya lepuh, pada kulit di salah satu sisi bagian tubuh.

Saat Herpes sudah kering terkadang ada juga yang merasakan nyeri dibagian luka nya

Hal ini sering disebut dengan neuralgia pasca herpes. Salah satu komplikasi dari herpes yang mempengaruhi saraf dan kulit sehingga menimbulkan rasa sakit setelah ruam menghilang. Rasa sakit ini dapat berlansung lama bahkan bisa berbulan-bulan. Pengobatan yang dapat diberikan obat pereda nyeri, antikonvulsan (gabapentin)  atau antidepresan trisiklik (amitriptyline atau nortriptyline). Virus penyebab herpes zoster sama dengan virus penyebab cacar air. Setelah cacar air sembuh, virus ini akan menetap dalam tubuh dan dapat aktif kembali menjadi herpes zoster. Beberapa faktor pemicu aktifnya virus ini diantaranya sistem kekebalan tubuh yang menurun atau stres.Herpes zoster dapat kambuh jika ada faktor pemicunya. Jika mengalami ini anda perlu periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti dan mendapatkan penanganan lanjut untuk mengatasi nyeri yang dikeluhkan ini.

Untuk Mengobati penyakit ini sebenernya tanpa perlu pergi ke dokter juga bisa, silahkan baca artikel Necis.id di artikel berikut ini >> Resep Alami untuk Mengobati Herpes

BACA JUGA:  Bintil-bintil hitam salah satu ciri herpes akan sembuh?

Beberapa sumber artikel di atas kami ambil dari https://www.alodokter.com/

Leave a Comment